Daerah Silicon Valley menjadi terkenal
belakangan ini kerena di sanalah asal muasal berbagai perusahaan
teknologi raksasa seperti Apple, Hewlett Packard, Google dan Facebook.
Silicon Valley sebenarnya bukanlah nama resmi sebuah region, nama ini
adalah julukan daerah selatan San Francisco, California, AS. Bagi
pecinta teknologi berkunjung atau bahkan tinggal di kawasan ini
merupakan suatu impian. Seperti layaknya kawasan industri, Sillicon
Valley adalah kawasan padat penduduk.
Bergeser sedikit, masih di wilayah
pantai San Francisco, terdapat sebuah kawasan yang cukup kontras karena
menawarkan aura tempat tinggal berabad silam yang megah, nyaman dan
damai yaitu Hillsborough. Sejak dahulu Hillsborough telah dikenal
sebagai salah satu wilayah termahal di Amerika Serikat. “Kota Mandiri”
ini memiliki populasi sekitar 10.000 orang. Salah satu tempat yang
menjadi pusat perhatian di kawasan ini adalah Chiltern. Dengan luas
wilayah sekitar 11.000m persegi dan luas bangunan kurang lebih 25.000m
persegi, wajar saja apabila Chiltern termasuk dalam salah satu kediaman
privat terbesar di wilayah pantai barat Amerika.
Aroma Elizabethan bagai rumah masa lalu
seakan menyapa ketika memasuki gerbang dan melihat eksterior bernuansa
gothic dengan berbagai pahatan batu bernuansa artefak kuno yang terbuat
dari batu kapur dolomit dan batuan fosil lainnya. Hunian ini padahal
baru di bangun pada 2 dekade yang lalu, yaitu pada tahun 1992.
Ruangan Utama depan bergaya abad ke-17
ditandai dengan panel bergaya Jacobean dengan ketinggian 13 meter. Kesan
antik semakin diperkuat dengan pajangan dekorasi kuno pada bagian
interior. Sementara pada hiasan dinding, terdapat lebih dari 250 buah
kaca patri menghiasi rumah yang berasal dari abad ke-13.
Untuk ukuran rumah seluas ini,
kenikmatan ruangan lega benar-benar dijaga dengan jumlah ruang tidur
hanya 5 buah dan kamar mandi 6 ruangan. Salah satunya adalah ruang tidur
utama bagi sang pemimpin keluarga. Selain terdapat kamar tidur mewah,
juga terdapat dressing room untuk dua orang, ruang duduk dan ruang
kerja. Interior ruangan berhiaskan batuan granit hitam, onyx hijau
Persia dan batu fosil. Sementara pada ruangan lainnya berhiaskan dengan
batu marmer, granit, onyx dan batu semi mulia seperti batu sepah dan
batuan fosil berumur 350 juta tahun.
Pada saat musim dingin tiba, tidak perlu
takut diliputi hawa dingin karena rumah super mewah ini memiliki 16
perapian yang dikelilingi dengan ukiran indah yang terbuat daru abad
ke-17. Di lantai 3, sambutan langsung datang dari pintu dengan balutan
perunggu yang terbuka untuk ruangan kerja, galeri seni privat dan teras
berpahat yang menghadap ke pemandangan teluk.
Selain melihat ke pantai, nuansa hijau
juga patut dinikmati. Masih dalam areal Chiltern, lahan luas menghampar
yang terdiri dari kebun yang sudah berusia 60 tahun, kebun yang terdiri
dari 50 jenis buah, berbagai kebun mawar. English Garden (tipikal kebun
Inggris dengan bunga warna warni yang sangat indah dengan tempat duduk
diantaranya), taman labirin, rumah kaca dan kolam ikan koi, air terjun,
air mancur, gazebo, dinding batu setinggi 7,5 meter.
Meskipun bernuansa vintage, Chiltern
juga dilengkapi dengan teknologi canggih terutama untuk kemanan dan
kenyamanan. Sistem otomatis termasuk di dalamnya untuk kemanan, lampu,
pemanas, pendingin udara dengan kontrol dari komputer, kontrol akses dan
interkom. Belum lagi ruang media yang dilengkapi dengan sistem suara
THX standar bioskop. Selain itu, juga terdapat fasilitas pendukung
lainnya seperti kolam renang indoor & outdoor, lapangan squash dan
tennis, gym, whirlpool dan dapur professional dengan koki pribadi.
Chiltern merupakan sebuah rumah mewah
dengan konsep yang keseimbangan, yaitu menawarkan ketenangan dan
kenyamanan dari hiruk pikuk kota industri modern. Sebuah proyek
ambisius, dengan segala kemewahannya Chiltern ini merupakan gambaran
hunian megah dari sebuah kawasan elit di Amerika Serikat.
Photo Credit: Dennis Mayer
mobgenic.com
07.05
Unknown
Posted in
0 komentar :
Posting Komentar