Kamis, 30 Oktober 2014

by
photo 3-21
Breast cancer has surrounded me way too personally over the last 10 years through friends and family. There is not often much you can do as a friend, so you have to get creative!
My “support” for my ladies has been in experiences: Getting them out to the movies when the doctor approves; picking small theaters like iPics and arriving early to cover the seats with clean sheets, blankets that are new and cozy, and arranging a yummy meal.  Or taking short trips to local getaways in small inns, such as my recent Gideon Putnam find, where we take over the facility to eliminate the chance of immune systems being compromised.

Planning a Getaway

When planning an outing or a getaway for a friend that is immune-compromised, there are a few very important factors to keep in mind:
  • Will it be healing for the soul?  Spas fit this bill quite well.
  • Are there private spaces, so as to not take chances of mingling with the general public?
  • Is it within driving distance or if allowed to fly, within an easy drive from the airport?
  • Can the food be adjusted for any cravings?
Our rental car, a Ford Mustang. Photo credit, Dana Zucker, Triathlon Traveling Mom.
One of the first things you can also do is rent a fun car!  With all the work Ford is doing to support breast cancer research, support them by checking out the Ford Mustang.  We rented a red Mustang for the trip.  I just wish their red was a bit pinker…
I recently discovered the perfect getaway within driving distance of the New York Tri-State area; the Gideon Putnam Resort and its Roosevelt Baths and Spa in Saratoga Springs. Believe me, it is even worth flying to once the doctor releases your friend to travel by plane!  Pulling up to the Gideon Putnam, a feeling of peace comes over you.  The grandness of the hotel, yet tranquility of the setting in the state park is perfection.

The Rooms

 photo 5-5

A suite at Gideon Putnam. Photo credit Dana Zucker, Triathlon Traveling Mom.
I recommend staying in a combination of rooms, including a Putnam Suite, which has a dining area and two baths. This will allow for a private dining area for the group. I would give this to the lady of honor and work with the resort’s guest services to book the additional rooms in the same area. The rooms are quite comfortable and have wonderful Philosophy products, with super comfy beds.  The gathering areas in the rooms are ideal for girls’ “just chilling” time.

 The Food

 photo 2-37
Breakfast at the Gideon Putnam. Photo credit Dana Zucker, Triathlon Traveling Mom.

Dining at the Gideon Putnam is oh, so yummy!
For breakfast, the chefs use local, farm fresh eggs and offer many options. Desserts are all baked in-house and I can attest they are worth the splurge. Depending on the stage of recovery and immune condition, there are a few dining options:
  • Have meals in your suite served at your dining room table.
  • If weather permits, use the outside area.
  • Book a table in the dining room at the resort.
  • Work with the resort to use other rooms, such as the Garden Room, not used by the general public.
  • If you choose to venture into the town, Saratoga Springs has so much to offer and the Gideon Putnam provides shuttle service, so you don’t have to worry about parking.

The Roosevelt Baths and Spa

Now for the healing waters…But first, a bit of history. Back in the 1830’s, Gideon Putnam had a vision to develop the springs into a spa for healing, much like the healing waters in Europe. 100 years later, Governor Roosevelt appointed a commission to develop a facility for health treatment. The spa began construction and the bath houses were constructed.
Since then, the spas have been renovated, but the tradition of “Taking the Cure” continues. They say the waters are a gift from the earth; naturally carbonated and used both for drinking and bathing. To think this place was built so long ago and the tile and tubs are all original; there really is some magic in that.

 photo 3-20
A bath at the Roosevelt Baths & Spa. Photo credit Dana Zucker, Triathlon Traveling Mom.
Our attendant led us to our private rooms, which included a bathroom, the tub filled and ready for soaking, and a massage table.
We learned about the wonderful minerals in the water, which makes it dark tan in color with a slight bubble to it. I turned the lights down and climbed into my tub for a 40 minute soak. Time flew by and I could feel the minerals working on my body. My neck and shoulders felt amazing! And, my Sydney walked up, lifted her shirt and said, “Just feel how soft my skin is”.  And, it was.
I had an opportunity to visit with the Spa Director, Kim Rossi, after my baths to learn more and this is what she had to say:
Take time to nurture yourself with nature inspired therapies, authentic healing waters, and expert care.
Please take a look at the a page from the brochure to learn more.
Whatever you choose to do for your friend, just make sure you DO IT!  While she may be reluctant to ask for help, there are so many things, both big and small, that you can do to ease this time, even if it’s just providing a shoulder and a smile.


Read more at http://www.travelingmom.com/gideon-putnam-resort-spa-place-healing/#9zctCP5CZzhuFc2t.99

 
Daerah Silicon Valley menjadi terkenal belakangan ini kerena di sanalah asal muasal berbagai perusahaan teknologi raksasa seperti Apple, Hewlett Packard, Google dan Facebook. Silicon Valley sebenarnya bukanlah nama resmi sebuah region, nama ini adalah julukan daerah selatan San Francisco, California, AS. Bagi pecinta teknologi berkunjung atau bahkan tinggal di kawasan ini merupakan suatu impian. Seperti layaknya kawasan industri, Sillicon Valley adalah kawasan padat penduduk.
Bergeser sedikit, masih di wilayah pantai San Francisco, terdapat sebuah kawasan yang cukup kontras karena menawarkan aura tempat tinggal berabad silam yang megah, nyaman dan damai yaitu Hillsborough. Sejak dahulu Hillsborough telah dikenal sebagai salah satu wilayah termahal di Amerika Serikat. “Kota Mandiri” ini memiliki populasi sekitar 10.000 orang. Salah satu tempat yang menjadi pusat perhatian di kawasan ini adalah Chiltern. Dengan luas wilayah sekitar 11.000m persegi dan luas bangunan kurang lebih 25.000m persegi, wajar saja apabila Chiltern termasuk dalam salah satu kediaman privat terbesar di wilayah pantai barat Amerika.

pintu masuk gate chiltern estate
Desain Interior Bangunan Chiltern Hillsborough California 1
Desain Interior Bangunan Chiltern Hillsborough California 2
Aroma Elizabethan bagai rumah masa lalu seakan menyapa ketika memasuki gerbang dan melihat eksterior bernuansa gothic dengan berbagai pahatan batu bernuansa artefak kuno yang terbuat dari batu kapur dolomit dan batuan fosil lainnya. Hunian ini padahal baru di bangun pada 2 dekade yang lalu, yaitu pada tahun 1992.
Ruangan Utama depan bergaya abad ke-17 ditandai dengan panel bergaya Jacobean dengan ketinggian 13 meter. Kesan antik semakin diperkuat dengan pajangan dekorasi kuno pada bagian interior. Sementara pada hiasan dinding, terdapat lebih dari 250 buah kaca patri menghiasi rumah yang berasal dari abad ke-13.

Bangunan Chiltern Hillsborough California 4
Desain Interior Bangunan Chiltern Hillsborough California 4
Untuk ukuran rumah seluas ini, kenikmatan ruangan lega benar-benar dijaga dengan jumlah ruang tidur hanya 5 buah dan kamar mandi 6 ruangan. Salah satunya adalah ruang tidur utama bagi sang pemimpin keluarga. Selain terdapat kamar tidur mewah, juga terdapat dressing room untuk dua orang, ruang duduk dan ruang kerja. Interior ruangan berhiaskan batuan granit hitam, onyx hijau Persia dan batu fosil. Sementara pada ruangan lainnya berhiaskan dengan batu marmer, granit, onyx dan batu semi mulia seperti batu sepah dan batuan fosil berumur 350 juta tahun.

Desain Interior Bangunan Chiltern Hillsborough California 3
Desain Interior Bangunan Chiltern Hillsborough California 4
Pada saat musim dingin tiba, tidak perlu takut diliputi hawa dingin karena rumah super mewah ini memiliki 16 perapian yang dikelilingi dengan ukiran indah yang terbuat daru abad ke-17. Di lantai 3, sambutan langsung datang dari pintu dengan balutan perunggu yang terbuka untuk ruangan kerja, galeri seni privat dan teras berpahat yang menghadap ke pemandangan teluk.

Arsitektur Chiltern Hillsborough California 2
Arsitektur Taman Chiltern Hillsborough California 4
Arsitektur Taman Chiltern Hillsborough California 1
Arsitektur Taman Chiltern Hillsborough California 1 2
Arsitektur Taman Chiltern Hillsborough California 3
Selain melihat ke pantai, nuansa hijau juga patut dinikmati. Masih dalam areal Chiltern, lahan luas menghampar yang terdiri dari kebun yang sudah berusia 60 tahun, kebun yang terdiri dari 50 jenis buah, berbagai kebun mawar. English Garden (tipikal kebun Inggris dengan bunga warna warni yang sangat indah dengan tempat duduk diantaranya), taman labirin, rumah kaca dan kolam ikan koi, air terjun, air mancur, gazebo, dinding batu setinggi 7,5 meter.

Bangunan Chiltern Hillsborough California 1
Desain Interior Chiltern Hillsborough California 1
Meskipun bernuansa vintage, Chiltern juga dilengkapi dengan teknologi canggih terutama untuk kemanan dan kenyamanan. Sistem otomatis termasuk di dalamnya untuk kemanan, lampu, pemanas, pendingin udara dengan kontrol dari komputer, kontrol akses dan interkom. Belum lagi ruang media yang dilengkapi dengan sistem suara THX standar bioskop. Selain itu, juga terdapat fasilitas pendukung lainnya seperti kolam renang indoor & outdoor, lapangan squash dan tennis, gym, whirlpool dan dapur professional dengan koki pribadi.

Bangunan Chiltern Hillsborough California 2
Arsitektur Chiltern Hillsborough California 1
Bangunan Chiltern Hillsborough California 3
Chiltern merupakan sebuah rumah mewah dengan konsep yang keseimbangan, yaitu menawarkan ketenangan dan kenyamanan dari hiruk pikuk kota industri modern. Sebuah proyek ambisius, dengan segala kemewahannya Chiltern ini merupakan gambaran hunian megah dari sebuah kawasan elit di Amerika Serikat.
Photo Credit: Dennis Mayer

mobgenic.com
  mobgenic.com
Apabila berbicara China, pasti hal pertama yang dipikirkan ialah The Great Wall Of China atau Tembok Besar China. Memang pemikiran terhadap hal tersebut tidak bisa disalahkan, karena The Great Wall Od China atau tembok besar China merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang ada saat ini. Padahal, selain tembok besar China masih banyak tempat atau cagar budaya yang sifatnya tidak kalah dengan tembok besar China.
The Old Town of Lijiang adalah salah satu cagar budaya yang bisa sejajar dengan tembok besar China. Selain itu, pada tahun 2013 kemarin UNESCO memberikan predikat kepada The Old Town Of Lijiang yang terletak di Lijiang, Yunnan, China sebagai warisan dunia. Dengan predikat yang disandangnya kini, The Old Town of China sudah bukan hanya milik China saja, melainkan sudah menjadi milik seluruh warga dunia.
Bukan tanpa alasan The Old Town Of Lijiang mendapatkan predikat sebagai warisan dunia oleh UNESCO, melainkan kota yang sudah berumur lebih dari 800 tahun ini merupakan tempat yang sangat berpengaruh terhadap kemakmuran negeri China. Kota tua ini merupakan tempat dilaksanakannya pertemuan atau jalur perdagangan dari seluruh dunia. Pada dahulu kala, memang China dikenal dengan jalur sutera, dan tempat yang menjadi titik pertemuan para saudagar kaya di seluruh dunia adalah The Old Town of Lijiang.
The Old Town Of Lijiang, Menjadi Warisan Dunia Terbaru
1200px-1_lijiang_old_town_night
1200px-Mu_Mansion_entrance
1_lijiang_old_town_2012a
1200px-1_lijiang_old_town_2012
Layaknya sebuah kota megapolitan, Seoul didukung oleh kota-kota satelit di sekitarnya. Salah satu penghubung yang unik adalah jembatan penghubung distrik Seocho dan Yungsan, membelah Sungai Han di pusat Kota Seoul.

 
 
Jembatan Jamsu yang dibangun sejak 1980 ini kemudian direnovasi pada 2009 menjadikannya lebih dari sekadar prasarana transportasi. Suguhan utamanya adalah Moonlight Rainbow Fountain. Ini adalah pertunjukan air mancur jembatan paling panjang yang dicatat Guiness World Record.

Air mancur ini mengalir dari sisi kiri dan kanan jembatan, yang panjangnya 1.140 m. Debit air yang dikeluarkan sekitar 190 ton per menit. Air mancur tersebut jatuh di jarak 43 meter dari jembatan. Diiringi alunan musik, air mancur pelangi ini seakan menari.

 


Biasanya begitu senja datang, maka  200 lampu aneka warna menyinari air mancur yang terjun langsung ke Sungai Han di bawah jembatan tersebut. Inilah momen terindah untuk mengagumi air mancur yang berwarna-warni.

Untuk melihat langsung pertunjukan Moonlight Rainbow Fountain, wisatawan bisa mengunjungi Seoul pada bulan April-Oktober. Jam pertunjukan berbeda-beda tiap bulan, namun biasanya selalu ada pukul 12.00, 20.00, dan 21.00 waktu setempat. Moonlight Rainbow Fountain berdurasi 15 menit.



sumber : apakabardunia.com
mobgenic.com

Rabu, 29 Oktober 2014

Museum lilin biasanya menampilkan figur selebriti dunia. Tapi, berbeda dengan 5 museum lilin berikut ini. Di sana terdapat diorama pembunuhan sadis hingga penyiksaan mengerikan. Dilansir dari situs Mother Nature Network, berikut 5 museum lilin yang mengerikan di dunia:

1. Museum Madame Tussauds, Inggris



Tahukah Anda, Museum Madame Tussauds di Kota London, Inggris punya koleksi mengerikan. Di sana terdapat suatu ruangan khusus yang menyimpan koleksi patung-patung lilin yang menggambarkan korban revolusi Prancis.

Suasana yang gelap dan lembab bakal menyambut Anda begitu memasuki ruangannya. Anda bakal melihat patung-patung lilin yang menyeramkan, ada patung lilin yang berupa kepala saja dan ditancapkan ke besi, patung lilin berupa seorang pria digantung dengan keadaan tanpa busana, patung lilin para pria yang menjadi mayat dan ditumpuk dengan bagian kepala terputus, hingga ptung lilin seorang pria yang kepalanya dipukul balok kayu.

Yang lebih mengerikan, patung-patung lilin di sana diberikan warna merah darah. Sehingga, rupa patung lilinnya benar-benar mirip manusia. Kalau punya nyali, cobalah datang ke sana sendiri.



2. Hollywood Wax Museum, AS


Traveler yang gemar menonton film horor Hollywood, wajib datang ke Hollywood Wax Museum di California. Museum yang sudah berdiri sejak tahun 1965 ini punya koleksi aneka patung lilin tokoh horor film Hollywood.

Siap-siap dibuat ketakutan saat melihat Frankenstein, Dracula, atau Phantom of the Opera. Masih berani? Anda bisa bertemu Freddy Krueger dengan kulitnya yang terbakar dan taring kukunya serta Jason Voorhees yang berbadan besar dengan topeng ski yang khas. Meski hanya tokoh film, tampaknya patung-patung lilin yang ada di sini begitu nyata.



3. House of Frankenstein Wax Museum, AS


House of Frankenstein Wax Museum di New York, AS terkenal sangat mengerikan. Di dalam museum ini ada sekitar 50 patung lilin menyeramkan yang menggambarkan monster dan aneka penyiksaan sadis pada manusia seperti Frankenstein.

Ada patung lilin berupa pria yang diikat dan di atas perutnya sedang terbelah oleh kampak besar. Ada juga patung lilin berupa seorang wanita yang terlihat sedang membunuh seseorang. Tak hanya itu, ada patung lilin seorang pria yang sedang menaruh kepala di dalam ember dan ada potongan kaki di sebelahnya.

Tiap patung lilin di sana diberikan warna merah darah sehingga lebih terlihat mengerikan. Banyak traveler yang mengaku mual saat masuk ke dalam sana karena melihat patung-patung lilinnya.



4. Criminals Hall of Fame Wax Museum, Kanada


Criminals Hall of Fame Wax Museum tidak seperti museum lilin mengerikan lainnya. Seperti namanya, museum ini memiliki koleksi patung lilin aneka pembunuh, kanibal, psikopat, hingga mafia di dunia!

Ada Jeffrey Dahmer, seorang pembunuh berantai dan kanibal di tahun 1980-an AS. Dia dihukum penjara seumur hidup karena membunuh 17 pria dan anak-anak. Jeffrey Dahmer memiliki penyimpangan seksual yakni menyukai pria. Setelah membunuh korbannya, dia memotongnya menjadi beberapa bagian dan menaruhnya di dalam kulkas untuk dimakan.

Di museum ini pun ada patung lilin Jeffrey Dahmer yang berdiri di samping kulkas terbuka dengan banyak potongan tubuh manusia. Ada lagi Ted Bundy, seorang pembunuh sadis yang menghilangkan nyawa 30 wanita. Sebelum membunuh, dia memerkosa korbannya dan kepalanya dipotong sebagai koleksi. Ted Bundy dihukum mati dengan kursi listrik tahun 1989.

Beberapa para penjahat lainnya di dunia yang ada di museum ini seperti mafia Al Capone, Elizabeth Bathory, Edward 'Ed' Gein, dan John Wayne Gacy. Siap-siap menelan ludah atau mengernyitkan dahi saat mengetahui aneka kasus kriminal di sana.



5. Salem Wax Museum of Witches and Seafarers, AS


Satu lagi museum lilin mengerikan di AS yaitu Salem Wax Museum of Witches and Seafarers. Berada di Salem, Massachusetts museum ini memiliki koleksi patung lilin dengan tema sihir!

Usut punya usut, ternyata ilmu hitam pernah melanda Salem di tahun 1692. Untuk itu, museum ini didirikan dan menyimpan sejarahnya. Di dalam museumnya menampilkan aneka patung lilin yang menggambarkan para pemilik ilmu hitam yang terkenal dan ada juga diorama penyiksaan terhadap para pemegang ilmu hitam.

Lebih dari itu, Salem Wax Museum of Witches and Seafarers ini juga mempunyai agenda khusus tiap tahun di bulan Oktober atau saat perayaan Halloween. Museum lilin ini menawarkan tur ke kuburan dan berburu hantu.


repost : apakabardunia.com